Ide atau gagasan yang diangkat menjadi karya seni dalam Tugas Akhir ini merupakan hasil imajinasi serta pengalaman dalam perjalanan hidup penulis. Inspirasi datang melalui lingkungan sekitar, teman…
Seni dapat dipakai untuk mengekspresikan peristiwa yang membekas dalam kehidupan senimannya. Kerusakan lingkungan di Kalimantan serta dampak-dampak yang terjadi menjadi ide dalam tugas akhir ini. M…
“Kerusakan Lingkungan Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Lukis”, mengemukakan tentang sebuah kecemasan terhadap perubahan kondisi lingkungan yang semakin memburuk, kemudian menginspirasi pen…
Kerusakan lingkungan akibat eksploitasi yang dilakukan manusia dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi menjadi tema dalam pembuatan karya tugas akhir ini. Kegiatan tersebut tidak terlepas …
Skenario berjudul Matot merupakan sebuah karya yang mengangkat isu kerusakan lingkungan di Pulau Bangka karena pertambangan timah. Skenario film Matot menjadi kritik penulis atas kerusakan lingkung…
Makna dari judul karya TA ini adalah memanfaatkan gaya bahasa metafora yang merubah makna karena kesamaan sifat antara dua objek sebagai media internal untuk mengekspresikan gagasan dalam seni patu…
Kerusakan lingkungan di Indonesia menimbulkan kekhawatiran yang mendesak. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan di Indonesia, khususnya di kawasan pesisir lautan, dengan fokus…
Kerusakan lingkungan adalah proses deteriorasi atau penurunan mutu (kemunduran) lingkungan. Deteriorasi lingkungan ini ditandai dengan hilangnya sumberdaya tanah, air udara, punahnya flora dan faun…
Saat ini kerusakan alam terus jadi. Hal ini dibuktikan dengan bencana alam yang sering terjadi serta cuaca eksterim yang akhir-akhir ini terjadi. Kerusakan alam ini tidak terlepas dari faktor keser…
Rumusan Masalah Karya Tugas Akhir ini yaitu : 1. Persoalan Lingkungan apa yang menjadi Tema dalam karya Seni Lukis? 2. Bagaimana memvisualisasikan kritisisme / persoalan lingkungan ke dalam karya S…
Terciptanya suatu karya seni rupa tidaklah lahir tanpa sebab, tetapi karena kebutuhan seorang seniman untuk mengekspresikan pengalaman estetisnya, kecintaan, kesukaan, renungan, fantasi dan lain-la…