Penelitian ini ingin memaparkan bagaimana panakawan sabrang Jaewana dan Sontoloyo dihadirkan dalam pakeliran Ki Eko Suwaryo dari Kebumen, sebagai resistensi terhadap dominasi gagrag Banyumasan gaya…
Dalam pertunjukan wayang, gending disajikan untuk patalon, mendukung suasana dalam lakon wayang, dan untuk selingan dalam adegan limbukan dan goro-goro. Pembahasan dalam buku ini difokuskan pada ge…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dramatik lakon Resa Seputra dalam naskah rancangan Supriyono yang digunakan dalam pembelajaran di SMK Negeri 12 Surabaya. Adapun data yang dipakai…
Materi mata kuliah ini disusun sedemikian rupa untuk membekali mahasiswa mendapatkan kemampuan sekaligus kepekaan penelitian kebudayaan dalam ranah pedalangan, sebagai pintu masuk utama yang berfok…
Bidang pedalangan berisi seperangkat pengetahuan orang Jawa masa lalu sebagai homo simbolicus, sarat akan simbol-simbol bahasa yang memerlukan tata cara pembacaan khusus untuk dimengerti dan direfl…
Membicarakan estetika pewayangan tidak dapat dipisahkan dengan perilaku kehidupan budaya jawa sehingga kandungan filosofi Jawa pun lekat dalam perjalanan dan seluk beluk seni pewayangan atau pedala…
Adanya keterkaitan antara budi pekerti dengan Tuhan, manuasia, alam, dan diri sendiri, menjadikan manusia untuk tidak berperilaku dengan semaunya sendiri terhadap Tuhan, manusia, alam dan diri send…
Karya tulis ini memaparkan peran tokoh anoman dalam lakon Banjaran Anoman. Dalam karya ini dipaparkan mengenai tinjauan struktural lakon Banjaran Anoman secara umum yang meliputi pengertian lakon, …
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sulukan Ki Sugi Cermosarjono dalang dari desa Bejiharjo, kabupaten Bantul. Bentuk sulukan Ki Sugi Cermosarjono ada dua macam yaitu ada yang berbentuk khusu…
Inti dari cerita Berjongganom ini menggambarkan perjuangan seorang isteri yang ditinggal suami tercinta, akan tetapi Dewi Sembadra mampu melalui hingga sang suami kembali walaupun dengan bantuan ke…
Berdasarkan analisis mengenai alur, tokoh, dan tema lakon Murwakala Ki Awin dan Ki Redi suta Yasa Carita ditemukan adanya persamaan dan perbedaan pada kedua lakon Murwakala tersebut. Persamaannya t…
Konsep yang ditawarkan dalam wayang anak adalah wayang oleh dan untuk anak. Maksudnya wayang tersebut dipertunjukkan oleh anak-anak dan dinikmati untuk anak-anak terutama yang masih duduk di bangku…
Inti cerita Sang Basukarna melambangkan sosok satria yang mempunyai prinsip hidup dan teguh dalam pendirian. Perjlanan hidupnya semenjak ia lahir membentuk karakternya sebagai sosok yang mengerti a…
"Darmane para Satria Pinunjul" menggambarkan para satria yang gagah berani, mempunyai kelebihan yaitu : Prabu Kresna, Raden bratasena, Raden arjuna. Ketiga Satria tersebut memiliki sifat pemberani …
Perubahan selalu dimungkinkan dalam penyusunan sebuah cerita. Demikian halnya dalam karya ini, lakon Liman Sarpa Kuda Manyura sebagai sumber utama dalam penggarapan tokoh Surya Negara telah mengala…
Pentas lakon Wayang Kresna Duta yang dilakukan oleh Ki Timbul hadi Prayitno berpijak pada patokan tradisi pewayangan Yogyakarta. Hal itu dapat diketahui dari pembagian pathet, banyaknya jejeran, ad…
Pertunjukan wayang kulit gaya Jawa Timuran yang disebut juga gaya Cekdhongan atau Cek dhong berasal dari bunyi kecrek (kepyak) dibunyikan bersamaan dengan kendang. Dalam lakon Sena balen diceritaka…
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa alasan utama penyelenggaraan pertunjukan wayang kulit di Hotel Pondok Tingal adalah untuk melestarikan budaya dan seni khususnya wayang kulit. Alasan te…
TA ini mengkaji sanggit gugurnya Dasamuka dalam lakon Banjaran Sinta sajian Ki Timbul Hadiprayitno dengan mencermati perubahan sanggit yang terjadi di dalamnya. Usaha mencermati proses terjadinya t…
Karya tulis ini merupakan laporan hasil perancangan seni naskah pakeliran Wayang Golek Purwa dengan judul Patih Suwanda. Di sini dipaparkan mengenai latar belakang masalah, permasalahan, batasan pe…
Sajian pakeliran padat ini merupakan hasil komposisi dari berbagai sumber acuan yang digunakan sebagai upaya pemantapan garap pakeliran sehingga secara keseluruhan menambah warna sajian dalam pakel…
Pertunjukan wayang kulit pada upacara bersih desa selalu menyajikan cerita Baratayuda. Upacara bersih desa di dusun Karen padatanggal 25 februari 2002 menyajikan lakon Karna Tanding. Diharapkan den…
Permasalahan dalam lakon Babad Wana Marta secara paradigma mempunyai kesamaan makna dengan upacara Mapar Tunggak. Lakon Babad Wana marta memiliki makna membuat negara dan upacara Mapak Tunggak memi…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara-cara pentransformasian cerita al-Kitab dan kidungan pasamuan Kristen Jawi ke dalam sebuah naskah pakeliran wayang warta, yang meliputi struktur lakon,…
Karya TA ini memaparkan latar belakang masalah, alasan pemilihan judul, permasalahan, batasan perancangan naskah, tujuan perancangan seni, tinjauan pustaka, metode perancangan dan garis besar peran…
Bentuk pakeliran padat lakon Dewa Ruci bertujuan ingin mengungkapkan isi dan makna lakon Dewa Ruci dan ingin menggarap unsur-unsur pakeliran menjadi bernas atau wos sesuai dengan tuntutan kriteria …
Makna yang terkandung dalam pelaksanaan pementasan wayang kulit purwa lakon Budhuk Basu dalam rangkaian upacara Baritan adalah makna simbolis karena di dalam cerita tersebut menceritakan perjalanan…
Pementasan wayang kulit purwa malem senin kliwon telah memberikan manfaat baik bagi pembinaan dan pengembangan seni pedalangan ataupun bagi para dalang maupun masyarakat di kabupaten grobogan. Fun…
Wanda adalah raut muka wayang kulit yang berhubungan erat dengan suasana hati tokoh wayang itu sendiri. Suasana hati yang dimaksud adalah senang, sedih dan marah. tiga jenis raut muka itu berlaku p…
Untuk mengekspresikan kualitas suara yang menjadi syarat utama yang harus dikuasai dalam pengucapan Antawecana, dalang Joko Sunarno mengupayakannya dengan cara berlatih olah pernafasan dan olah voc…
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan alur lakon Wahyu Makutharama versi Ki Manteb Soedarsono. Temuan dari penelitian ini diharapkan menjadi salah satu contoh bagaimana menerapkan sebuah teori d…
Penelitian yang dilakukan ini berupaya untuk mengetahui relasitas antara lakuan gerak wayang dengan gending iringan wayang gaya pedalangan Yogyakar ta. Setiap gerak wayang di atas kelir selalu diik…
ABSTRAK Lakon Kakrasana Nugraha ini dimaksudkan untuk menyampaikan pesan moral “sapa tekun bakale tekan”. Agar pesan ini dapat tersampaikan, maka pesan tersebut harus dimunculkan melalui tokoh,…
R. Skripsi
Tujuan penelitian ini adalah menemukan pola tuturan Ki Hadi Sugito dalam pakelirannya. Dalam penelitian ini pola tuturan itu pun masih dibatasi pada tuturan yang berupa alih kode dan campur kode. D…
Tujuan umum buku ini adalah supaya budaya lokal warisan agung ini tak makin tergerus oleh badai budaya massa dan asing yang masuk, yang dipenuhi dengan narasi - narasi, ikon - ikon, dan sensasi - s…
Permasalahan yang ada dalam karya tugas akhir ini yaitu : Bagaimanakah cara meramu atau mengadaptasikan dua lakon menjadi satu lakon dengan struktur yang utuh dalam pertunjukan yang berdurasi waktu…
Buku ini adalah hasil revisi dan pengembangan dari buku selayang pandang seni pertunjukan Bali yang ditulis dan diterbitkan oleh MSPI tahun 1999. Buku ini akan menjelaskan perkembangan seni pertunj…
Kesenian tradisional wayang kulit purwa gagrag Ngayogyakarta menjadi salah satu ikon budaya DIY yang telah memiliki pejalanan panjang dalam penyelenggaraannya yang secara rutin dipergelarkan di Kag…
Dalam konteks pewayangan, kehadiran Yanus Nugroho lewat novelnya ini menjadi menarik. Melalui novel yang berjudul Manyura ini ia melakukan lelono yang agak memiriskan, dia mencoba mengoyak - ngoyak…
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara ilmiah mengenai karakter Cablaka pada tokoh Bawor dalam pakeliran gaya Banyumasan Lakon Wahyu Windu Wulan oleh Ki Sugino Siswocarito dan Lakon Bawo…
Di dalam buku ini dituliskan bahwa wayang merupakan salah satu seni budaya asli dari Indonesia yang pada zaman wali sanga (wali sembilan/sembilan sunan) digunakan sebagai media untuk menyebarkan aj…
Perancangan karya ini bertujuan untuk menggarap sanggit wayang wong lakon Sri Suwela dalam pagelaran wayang kulit purwa. Pada umumnya pagelaran wayang kulit berdurasi delapan sampai sembilan jam, m…
Buku ini memuat informasi tentang perancangan karya seni pedalangan yang disajikan dalam pertunjukan wayang kulit purwo yang diharapkan menjadi sarana penerangan, pendidikan dan hiburan yang terfok…
Buku ini berisi nama, wujud fisik, atribut, karakter dan cerita yang kemprehensif mengenai wayang kulit purwa. Melalui buku ini diharapkan para pemuda mau membaca dan memahami nilai-nilai kultural …
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami humor dalam pertunjukan wayang serta membuktikan anggapan bahwa Ki Hadi Sugito adalah seorang dhalang banyol. Pembuktian tersebut dilakukan dengan cara m…
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas Ki Seno Nugroho dalam melakukan kegiatan mendalang dengan durasi semalam suntuk dengan ditinjau dari konsep olahraga. Dapat diketahui konsep …
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap struktur caking pakeliran Lakon Kalimasada versi Ki Timbul Hadiprayitno. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian struktural pertunjukan…
Tulisan ini akan memaparkan bagaimana proses penggarapan penyajian karya seni lakon Watugunung Gaya Yogyakarta yang dikemas dalam durasi waktu sekitar dua jam. Lakon Watugunung mengisahkan perjalan…