Tugas Akhir
Sustainable kayu bongkaran rumah lawasan sebagai basis pembuatan bangku panjang co-working space jurusan kriya
Industri kreatif, khususnya pada bidang desain dan kriya, kini semakin dibayangkan pada urgensi untuk mengadopsi prinsip-prinsip berkelanjutan. Kayu, sebagai salah satu bahan alami yang paling umum digunakan dalam pembuatan furnitur, secara historis telah menjadi pilihan utama karena kekuatan dan keindahannya. Fenomena co-working space telah mengalami perkembangan yang pesat, merefleksikan pergeseran pola kerja modern dan meningkatnya kebutuhan akan ruang kolaborasi yang fleksibel Dalam penciptaan kali ini ada beberapa pendekatan yang digunakan. Pertama adalah pendekatan estetika difungsikan untuk melihat nilai keindahan sebuah produk kriya, kemudian pendekatan Craft Thinking yang digunakan untuk melihat rangkaian proses penciptaan karya dari awal hingga akhir. Craft thinking sangat tepat untuk digunakan dalam proses pembuatan karya kriya. Selain itu konsep sustainable dan argonomis juga menjadi komponen yang tidak bisa diabaikan dalam rangkaian penciptaan karya ini. Sementara dalam proses penciptaan karya, saya menggunakan metode penciptaan practice based research guna melihathasil akhir yang diciptakan. Metode penciptaan Practice Based Research adalah suatu metode penelitian untuk memperoleh suatu pengetahuan baru melalui praktik Karya seni yang dihasilkan adalah bangku panjang co-working space jurusan kriya dengan teknik sambung tonon mortise dan teknik laminasi. Karya ini diciptakan karena kepedulian penulis pada isu lingkungan, dengan alternatif teknik sambung tonon mortise dan teknik laminasi ini dapat menjadi alternatif pembuatan karya.
Tidak tersedia versi lain