Penelitian
Fenomena multiverse dalam semesta sinematik "marvel cinematic universe" (MCU)
Eksplorası naratıf film senantiasa berkembang sejalan dengan kemunculan film-film dengan bentuk naratif yang unik dan baru. Aspek ruang dan waktu seringkali menjadi dasar untuk melakukan eksplorasi plot filmnya, sebut saja plot flashback, time travel plot, loop plot, rashomon plot, plot non linier, dan yang saat ini dianggap fresh adalah penggunaan konsep multiverse dalam pengembangan sebuah cerita. Multiverse sangat terkait dengan sebuah teori terkait dengan dunia paralel multidimensi. Saat ini pola ini secara dominan digunakan dalam semesta sinematik (Cinematic Universe) Marvel Studio atau sering disebut dengan MCU (Marvel Cinematic Universe), Fokus Penelitian ini akan mengamati pola penceritaan dan perkembangan plot film-film yang menggunakan konsep multiverse dalam alur ceritanya Maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola perkembangan plot film Doctor Strange Multiverse of Madness (2022) dan film series Loki Sesion 1 dan 2 (2021-2023), serta What If Sesion 1 dan 2 (2021-2023) menggunakan konsep multiverse dalam alur ceritanya, ditinjau darı elemen ruang dan waktu? Tujuan dari penelitian ini akan mendapatkan sebuah gambaran tentang pola plot multiverse serta mendapatkan gambaran mengenai karakteristik multiverse pada penerapannya di semesta sinematik marvel. Relasi antarcerita dalam semesta sinematik ini juga sangat berpengaruh dalam pengembangan konsep multiverse dalam MCU, sehingga dalam penelitian ini mengambil sampel penelitian dari beberapa film dan series yang diproduksi oleh marvel cinematic universe, yakni Doctor Strange: Multiverse of Madness (2022), Loki Sesion 1 dan 2 (2021-2023), serta What If Sesion 1 dan 2 (2021-2023) Metode penelitian yang akan dilakukan adalah metode pengamatan (observasi) dengan fokus variabel penelitian berupa elemen plot berupa aspek ruang dan waktu. Hasil penelitian nantinya akan dikajı melalui perspektif teori plot/ naratif dari aspek ruang dan waktu. Sehingga pengembangan pengetahuan terkait plot menjadi semakin eksploratif, terutama dengan ekspolarsi genre superhero, fiksi ilmiah maupun fantasi. Luaran yang akan dihasilkan berupa publikasi jurnal nasional terakreditası SINTA 3 serta level TKT Level 2
Tidak tersedia versi lain