Tugas Akhir
Mengolah bentuk Reyog dari bias kaca cembung
Reyog merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional yang memiliki karakter visual kuat, terutama pada bentuk, gerak, dan komposisi yang terdapat di dalamnya. Keunikan tersebut menjadi sumber gagasan dalam penciptaan karya seni patung melalui pengolahan bentuk Reyog yang dipandang dari bias kaca cembung. Penciptaan karya ini bertujuan mengungkapkan kembali pengalaman artistik, pengalaman estetik, dan kepuasan batin melalui proses berkarya sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai seni patung. Proses penciptaan dilakukan dengan mengamati bentuk dan karakter Reyog, kemudian mengolahnya melalui interpretasi visual berdasarkan pengalaman dan emosi pencipta. Dari aspek perwujudan, karya tidak dibuat secara realistis sepenuhnya, tetapi mengambil unsur dasar bentuk realis yang kemudian mengalami distorsi dan deformasi untuk menghasilkan karakter visual yang sesuai dengan gagasan pencipta. Pengolahan bentuk, komposisi, gerak, dan warna menjadi bagian penting dalam membangun kesan bias kaca cembung pada karya. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa bentuk Reyog dapat dikembangkan menjadi karya seni patung dengan pendekatan visual yang tidak terikat pada representasi realistis. Distorsi dan deformasi memberikan ruang bagi pencipta untuk mengungkapkan cita rasa, pengalaman estetik, serta gejolak emosi melalui bentuk tiga dimensi. Dengan demikian, pengolahan bentuk Reyog dari bias kaca cembung dapat menjadi media ekspresi artistik sekaligus sarana untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman mengenai seni patung kepada masyarakat.
Tidak tersedia versi lain