Tugas Akhir
Implementasi nilai-nilai filosofis cerita pewayangan pada akar jati
Tokoh-tokoh pewayangan seperti Arjuna, Bima, dan Semar memiliki karakter yang mencerminkan nilai kepahlawanan, kejujuran, kesederhanaan, serta tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan ke dalam karya seni kriya dengan memanfaatkan akar jati sebagai media utama yang memiliki karakter bentuk alami, unik, dan estetis. Metode penciptaan yang digunakan meliputi tahap eksplorasi ide, studi pustaka mengenai filosofi pewayangan, observasi material akar jati, perancangan desain, proses pembentukan, hingga tahap finishing dan evaluasi karya. Pendekatan ini bertujuan untuk mengharmoniskan bentuk organik akar jati dengan simbol-simbol visual yang merepresentasikan nilai-nilai filosofis dari ceritera pewayangan. Hasil penciptaan berupa sejumlah karya seni kriya akar jati yang menampilkan interpretasi visual terhadap tokoh dan adegan pewayangan. Setiap karya mengandung pesan moral yang dapat menjadi media apresiasi sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat. Penciptaan ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya Nusantara serta memperluas pengembangan seni kriya berbasis material alam yang memiliki nilai estetis dan filosofis
Tidak tersedia versi lain