Tugas Akhir
Manajemen risiko penyelenggaraan keroncong plesiran volume IX oleh Kanakamaya
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan manajemen resiko pada penyelenggaraan Keroncong Plesiran Volume IX oleh Kanakamaya Organizer. Metode peneliian menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Teknik analisis data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Keroncong Plesiran Volume IX oleh Kanakamaya tahun 2025, yang dikelola oleh panitia Kanakamaya dan pengelola Wisata Tinalah, telah menerapkan manajemen risiko secara sistematis sesuai dengan standar ISO 31000:2018. Proses manajemen risiko ini mencakup beberapa langkah kunci: pertama, komunikasi dan konsultasi untuk mendiskusikan potensi risiko sebelum, selama, dan setelah acara; kedua, penetapan konteks dengan menetapkan divisi, peran, dan tanggung jawab dalam pengelolaan risiko; ketiga, identifikasi risiko untuk menjabarkan risiko dan dampaknya; keempat, analisis risiko untuk menilai probabilitas dan dampak serta menentukan level risiko; kelima, penilaian risiko untuk mengidentifikasi risiko rendah dan sedang berdasarkan nilai level risiko; keenam, penanganan risiko dengan menyusun dan melaksanakan strategi penanganan risiko selama acara serta memberikan rekomendasi untuk masa depan; dan ketujuh, pemantauan dan peninjauan secara berkala. Penerapan manajemen risiko ini memastikan bahwa acara berjalan sesuai rencana dan meminimalisir kerugian, serta menyediakan dasar untuk perbaikan dan pengelolaan risiko yang lebih baik di masa depan. Penelitian tentang manajemen resiko pada Kanakamaya Organizer penting karena dapat memastikan keberhasilan, keamanan, dan kelangsungan acara, serta melindungi reputasi pihak Kanakamaya Organizer.
Tidak tersedia versi lain