Tugas Akhir
Re-desainn interior Suaka Coffee sebagai ruang komunitas musik dengan pendekatan sustainable design
Perancangan ulang interior Suaka dilakukan untuk meningkatkan fungsinya sebagai coffeeshop yang sekaligus berperan sebagai ruang komunitas. Kebutuhan akan ruang yang fleksibel, nyaman, dan mendukung aktivitas kreatif mendorong penerapan sustainable design dalam proses perancangan. Prinsip keberlanjutan diwujudkan melalui pemanfaatan material daur ulang, pengolahan elemen bekas menjadi bagian interior, serta pengoptimalan tata ruang agar lebih efisien dan responsif terhadap berbagai kegiatan komunitas. Hasil perancangan menghadirkan suasana ruang yang hangat, adaptif, dan memiliki identitas visual yang kuat. Fleksibilitas furnitur dan tata ruang memungkinkan terjadinya aktivitas seperti diskusi, pertunjukan kecil, maupun aktivitas induvidu tanpa mengurangi kenyamanan. Dengan pendekatan ini, Suaka Coffee diharapkan dapat menjadi ruang komunitas yang fungsional sekaligus berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain