Tugas Akhir
Mendengarkan musik instrumental sebagai sarana pengendalian emosi pada anak hiperaktif
Penelitian ini membahas mengenai peran mendengarkan musik instrumental sebagai sarana pengendalian emosi anak hiperaktif. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini merupakan seorang remaja penyandang autisme dengan perilaku hiperaktif yang menerapkan terapi mendengarkan musik sejak usia dini. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bagaimana mendengarkan musik dapat menjadi sarana pengendalian emosi pada anak hiperaktif. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi mendengarkan musik instrumental dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak autis secara non-medis. Perlakuan yang diberikan kepada anak autis berupa pencegahan, intervensi dan solusi. Temuan yang ada pada pemelitian ini menunjukkan bahwa terapi mendengarkan musik efektif bagi proses perkembangan anak autis
Tidak tersedia versi lain