Tugas Akhir
Kajian semiotika teater pada pertunjukan teater mlungsungi karya Emha Ainun Nadjib persembahan reriyungan 3 generasi teater Yogyakarta
Penelitian ini mengkaji teater Mlungsungi karya Emha Ainun Nadjib yang dipentaskan oleh Reriyungan 3 Generasi Teater Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan semiotika teater. Pertunjukan Mlungsung dipahami sebagai teks pertunjukan yang dibangun oleh hubungan antara struktur dramatik dan sistem tanda teatrikal yang merepresentasikan kritik sosial, politik, dan kesadaran spiritual masyarakat Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan tekstur pertunjukan serta mengungkap makna tanda yang dihadirkan dalam setiap adegan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh melalui observasi dokumentasi hiburan dan studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan teori semiotika Roland Barthes pada tataran makna denotatif dan konotatif serta didukung oleh segmentasi tiga belas sistem tanda teater yang dikemukakan oleh Tadeusz Kowzan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Mlungsungi memiliki struktur dramatik yang disusun secara sistematis melalui tahap eksposisi, komplikasi, klimaks, dan penyelesaian. Tekstur pertunjukan dibangun melalui dialog satir, penggunaan bahasa Jawa, musik, gerak tubuh, tata cahaya, kostum, dan properti panggung. Makna yang dihasilkan menegaskan mlungsungi sebagai proses transformasi batin dan kesadaran kolektif serta menjadikan pertunjukan ini sebagai media refleksi kritis terhadap kekuasaan dan kondisi sosial masyarakat
Tidak tersedia versi lain