Tugas Akhir
Analisis komposisi frame within frame dalam mendukung suspense pada film monster (2024)
Penelitian ini membahas penerapan teknik komposisi frame within frame dalam mendukung suspense pada film Monster (2-24) karya Rako Prijanto. Film ini menarik untuk dikaji karena minim dialog dan lebih menonjolkan kekuatan visual untuk membangaun keegangan. Sebagai film bergenre thriiler, Monster mengandalakna aspek sinematografi untuk menciptakan suasana cemas dan tegang tanpa harus bergantung pada narasi verbal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melali analisis terhadap sebelas scene yang teridentifikasi memuat unsur dramatik suspense dan penerapan komposisi frame within frame. Data dikumpulkan melalui observasi film, pencatatan adegan, serta dokumentasi visual berupa tangkapan layar (screenshot). Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan guna mengetahui hubungan antara teknik visual dengan pembangunan ketegangan. Hasi penelitian mennjukkan bahwa komposisi frame witin frame digunkan secara konsisten melalui elemen seperti pintu, jendela, dan cermin untuk menciptakan pembagian ruang, mempersempit informasi visual, serta menonjolkan perbedaan iformasi antara penonton dan karakter.
Tidak tersedia versi lain