Tugas Akhir
Persepsi Orang Tua Peserta Didik Kelas IX Dalam Pembelajaran Tari di SMP Negeri 2 Bambanglipuro Bantul
Tari merupakan bagian penting dari budaya yang tidak hanya menjadi sarana ekspresi diri, tetapi juga berfungsi untuk melestarikan nilai, tradisi, dan identitas masyarakat. Dalam pendidikan, pembelajaran tari berperan dalam mengembangkan kreativitas, karakter, serta kebanggaan peserta didik terhadap budaya lokal. SMP Negeri 2 Bambanglipuro sebagai sekolah yang berkomitmen pada pelestarian seni dan budaya telah melaksanakan pembelajaran tari untuk mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Namun, terdapat perbedaan tingkat keaktifan dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran tari yang tidak disebabkan oleh kurangnya fasilitas sekolah, tetapi oleh persepsi dan dukungan orang tua yang beragam. Rendahnya keterlibatan orang tua berpotensi menurunkan minat belajar siswa dan menghambat pengembangan potensi mereka di bidang tari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami persepsi orang tua terhadap pembelajaran tari di SMP Negeri 2 Bambanglipuro sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis survei murni yang dilaksanakan pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Populasi penelitian terdiri atas 156 orang tua peserta didik kelas IX, dan sampel sebanyak 112 responden ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Sumber data berasal dari orang tua peserta didik, yang memberikan jawaban melalui angket tertutup berbasis skala Likert empat kategori. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan frekuensi, mean, standar deviasi, dan persentase untuk menggambarkan persepsi orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Sebagian besar orang tua berada pada kategori “sedang” dari 112 responden, 22,3% berada pada kategori rendah, 66,1% kategori sedang, dan 11,6% kategori tinggi
Tidak tersedia versi lain