Tugas Akhir
Penerapan metode tuntor sebaya dalam meningkatkan ketrampilan bermain instrumen musik pada komunitas Kharisma Keroncong Bantul
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan metode tutor sebaya serta dampaknya terhadap keterampilan bermain instrumen keroncong pada anggota komunitas Kharisma Keroncong Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan partisipan enam anggota yang dibagi dalam dua combo, masing-masing memainkan instrumen cak, cuk, dan cello. Penelitian juga melibatkan dua tutor sebaya dan pelatih komunitas. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama enam pertemuan latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tutor sebaya diterapkan melalui tahap pendahuluan, kegiatan inti, dan evaluasi, dengan fokus pada penguasaan penjarian, progresi akor, pola irama, tempo, ketepatan memainkan repertoar, kemampuan improvisasi, dan kerja sama anggota. Penerapan metode ini berdampak pada peningkatan keterampilan aspek dasar seperti penjarian, pembacaan akor, dan penguasaan pola irama, serta keterampilan aspek lanjutan seperti improvisasi dan kerja sama antar instrumen. Meskipun terdapat perbedaan kecepatan perkembangan akibat latar belakang musikalitas yang beragam, tutor sebaya terbukti membantu proses pembelajaran melalui demonstrasi teknik dan pemberian panduan ritmis yang memudahkan anggota memahami materi. Temuan ini menunjukkan bahwa metode tutor sebaya efektif digunakan dalam pembelajaran instrumen keroncong pada konteks komunitas.
Tidak tersedia versi lain