Tugas Akhir
Perancangan interior Sinergi co-working space pada era new normal (pandemi COVID-19) dengan pendekatan tata letak
Sejak pandemi Covid-19mewabah, kebijakan baru yang dikenal istilah "New Normal" berdampak di semua lini termasuk pada co-working space. Sementara kebutuhan akan co-working space tidak berhenti di tengah pandemik maka transformasi banyak dilakukan dengan cepat. Utamanya terhadap desain interior co-working space. Seperti aturan pembatasan jarak dan daya tampung. Hal tersebut berhubungan dengan perubahan tata letak (layout) ruang. Berdasarkan kebijakan new normal, maka ada aturan ukur baru dalam mengatur posisi jarak duduk, daya tampung, dan aspek-aspek lainnya terhadap desain interior. Berangkat dari permasalahan 'social distancing' (jaga jarak), maka desain interior sangat berperan dalam hal (layout) penerapan rancangan tata letak 'baru" sesuai protokol kesehatan. Perancangan layout dieksplor dengan metode design thinking. penyesuaian antara kebutuhan kolaborasi co-working space dengan tata letak yang sesuai protokol kesehatan adalah dengan perancangan kelompok-kelompok kecil, penggunaan sekat, adaptasi beberapa protokol kesehatan ke dalam elemen-elemen tata letak (layput) seperti pembatasan mobilitas, jarak, cuci tangan dan pembaharuan sistem kerja. empa poin tersebut diaplikasikan pada perancangan tata letak yang mencakup zoning, sirkulasi, additional space, signage, dan material. Spesifik pada pada perancangan tata letak furniture mengingat elemen yang paling dekat menunjang kegiatan co-working space adalah furniture.. maka tata letak furniture dirancang dengan pengelompokan posisi duduk yang variatif, aman (sesuai protocol kesehatan) dan tetap nayaman (sesuai aktivitas) bagi pengguna co-working space. Selain itu, keberadaan bukaan pada ruang pun menjadi pertimbangan dalam perancangan. Adapun responsasi terhadap kebutuhan tersebut pada perancangan ini yakni memanfaatkan ruang terbuka berupa balcony yang ada di co-working space Sinergi.
Tidak tersedia versi lain