Tugas Akhir
Peran musik terhadap pembentukan identitas anggota kelompok swifties Joglosemar
Musik adalah medium penting pembentukan makna personal dalam perkembangan budaya populer modern yang dinamis. Penelitian ini berfokus pada pembentukan identitas para penggemar Taylor Swift atau bisa disebut Swifties melalui musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh yang diberikan Musik dari Taylor Swift terhadap self esteem sebagai penggemar. Peran musik dalam membentuk identitas seorang penggemar dianalisis dengan menggunakan teori Simon Frith mengenai music and identity. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan narasumber anggota komunitas Swifties Joglosemar untuk menggali pengalaman mendengarkan musik Taylor Swift. Data yang telah terhimpun dianalisis secara tematik untuk menemukan tema dominan terkait konstruksi identitas. Hasil yang diperoleh adalah semua narasumber sudah memenuhi kelima aspek utama teori music and identity yaitu the mobile self sebagai indikator validasi psikologis dan emosional, from aesthetics to ethics sebagai pendukung muatan moral sebuah dalam lagu, postmodernism and performance sebagai indikator penampilan identitas secara visual di ruang publik, space, time and stories sebagai pengikat memori hidup narasumber secara kolektif, dan the imagined self sebagai proyeksi dan alat pendukung konstruksi diri ideal menurut para narasumber.
Tidak tersedia versi lain