Tugas Akhir
"Cantica In Die Nativitatis Domini": Subordinasi fitur populer-Minimalis pada idiom gregorian-polifoni
Perkembangan musik liturgi Gereja Katolik pasca konsili menghadirkan dinamika baru melalui penerapan inkulturasi budaya, khususnya idiom musik populer-minimalis. Namun, praksis tersebut sering kali menmbulkan problemaatika teologis-musikologis, seprti kecenderungan menggeser posisi normatif Nyayian Gregorian dan Musik Polifani, hilangnya sifat universal musik sakral, sert munculnya penyimpangan regulatif akibat tidak adanya batasan musikologis yang jelas dalam dokuemen gerejawi. Berangkat dari persioalan tersebut, penelitian ini menawarkan model koposisi yang menyatukan dan mensubordinasi fitur idiom populerminimalis ke dalam idiom Gregorian-Polifani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan subordinasi fitur-fitur populer-minimalis pada idiom gregorian-polifani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi reportoar, analisis dokumen, serta kajian musikologis terhadap sampel idiom tradisi ( Gregorian dan Polifani ) dan idiiom populer-minimalis.
Tidak tersedia versi lain