Tugas Akhir
Representasi identitas interkultural dalam tari Lenggang nyai
Etnis Betawi yang terbentuk dari proses akulturasi yang pannjang menghasillkan identitas Betawi yang bersifat multikultual. Proses tersebut yang kemudian menghasilkan produk budaya yang lahir dalam bentuk seni tari yaitu salah satunya tari Lenggang Nyai. Tari Lenggang Nyai diciptakan dari inspirasi kisah Nyai Dasima, tokoh cerita rakyat Betawi yang mengalami kebingungan dlam memiih pasangan hidup, namun berujung mendapat perlakuan yang tidak selayaknya yang k;emusian memiliki keberanian dalam erebut kembali hak-haknya sebagai perempuan. Tari Lenggang Nyai diciptakan oleh Wiwiek Widiyastuti pada tahun 1995. Melallui medium gerak, kostum, dan musik yang ada pada Tari Lenggan Nyai, peneliti mencoba mengungkap bagaimana idntitas interkultural yang ada di kota Jakarta dapat direpresntasikan melalui sistem tanda yang ada pada Tari Lenggang Nyai. Penelitian ii menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Charles Sanders Peirre sebagai teori utama. Teori ini dipilih karena semiotika mempelajari berbagai bentuk tanda dan dapat diaplikasikan pada unsur gera, kostum, dan musik pada Tari Lenggang Nyai.
Tidak tersedia versi lain