Tugas Akhir
Analisis close-up dalam sinematografi untuk memperkuat konflik internal karakter utama pada film "Conclave"
Penelitian ini mengkaji peran close-up dalam sinematografi film Conclave (2024) sebagai perangkat visual dalam memperkuat konflik internal karakter utama, menempatkan close-up sebagai perangkat pembentuk makna, bukan sekadar teknik ukuran shot. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola penggunaan close-up, memahami hubungannya dengan perkembangan konflik internal karakter, serta menjelaskan motif aspek sinematografi yang membuat shot tersebut efektif dalam merepresentasikan konflik internal. Objek penelitian meliputi seluruh kemunculan close-up karakter Lawrence yang dipetakan dalam konflik melalui struktur naratif film. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui melalui pemetaan adegan konflik internal serta pembacaan unsur visual yang menyertai close-up, serta blocking yang menyertai kemunculan close-up. Analisis mendalam dilakukan dengan mengaitkan data visual, teori sinematografi dan teori konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa close-up digunakan secara selektif pada momen-momen konflik untuk membuat pergulatan batin karakter terlihat melalui mikro-ekspresi dan gestur. Meningkatkan intensitas konflik dengan menyempitkan distraksi disekitarnya. Selain fungsi per-adegan, close-up membentuk motif visual repetitif karena kemunculannya berulang pada konteks konflik tertentu dengan variasi konfigurasi sinematografi yang menandai perkembangan konflik. Dengan demikian, close-up menegaskan bahwa close-up merupakan perangkat sinematografis yang berperan signifikan dalam memperkuat konflik internal karakter Lawrance.
Tidak tersedia versi lain