Tugas Akhir
Membangun perasaan gundah dengan menggunakan ritme pada editing film pendek 'Bunga-Bunga Di Jala Ikan"
Film pendek "Bunga-bunga di Jala Ikan" mengisahkan perjuangan keluarga Pak Diaz yang menghadapi kesulitan ekonomi dalam usaha mereka mengikuti tradisi Sedekah Agung Rawa Pening. Perasaan gundah, yang mencakup berbagai lapisan emosi seperti kesedihan, kebimbangan, dan kegelisahan, menjadi elemen utama dalam film ini. Emosi ini dibangun dengan penerapan ritme editing yang mengacu pada teori Karen Pearlman, dengan fokus pada aspek timing, pacing, dan trajectory phrasing. Teknik ini digunakan untuk mengatur durasi shot, memilih titik pemotongan yang tepat, serta menentukan kecepatan dalam pemotongan dan energi emosional yang dihasilkan untuk menciptakan ketegangan yang bergantian dengan momen pelepasan dalam membangun perasaan gundah. Perasaan gundah dibutuhkan dalam film ini untuk memberikan pendalaman emosional tentang apa yang sedang dialami karakter utama. Pada tahap pascaproduksi, perubahan struktur cerita, termasuk penyusunan ulang adegan dan pemotongan beberapa bagian, bertujuan untuk memperkuat narasi dan memperjelas konflik karakter. Film ini menggabungkan aspek naratif dan sinematik yang saling berhubungan, di mana editing berperan penting dalam membangun perasaan gundah yang menjadi inti emosional cerita. Melalui pengaturan ritme yang terstruktur, teknik editing tidak hanya menyampaikan alur cerita, tetapi juga memperkuat nuansa emosional yang tercipta. Dengan demikian, editing berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan dimensi naratif dengan perasaan gundah yang membentuk pengalaman sinematik dalam film in
Tidak tersedia versi lain