Tugas Akhir
Penggunaan unrellable narrator untuk mengaburkan landasan karakterisasi dramatik tokoh utama dalam penulisan Skenario " D'aang'dootz"
Penciptaan skenarioa film D'aang'dootz bertujuan untuk menerapkan teknik unreliable narrator sebagai strategi dalam mengaburkan landasan karakterisasi dramatik tokoh utama. Cerit berfokus pada sekelompok pria pensiun yang berusaha mewujudkan impian membentuk grup orkes dangdut sebagai refleksi terhadap cita-cita dn potensi diri yang tertunda. Melalui pendekatan penciptaan seni, proses perwujudan karya dilakukan melalui riset, observasi, penyusunan logline, pengembangan karakter dengan teori Five Connerstones of Dramatic Characteriztion oleh Davis Corbett, serta penerapan struktur naratif Dan Harmon's Story Circle. Teknik unrelible narrator digunakan secara bergantian dengan narator faktual untuk menciptakan ambiguitas dan membangun efekdramatik berupa curiosity dan surprise. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa penggunaan unreliable narrator mampu mengaburkan landasan karakterisasi darmatik dari 5 aspek yaitu, keinginan, luka, rahasia, dan kontradiksi dalam karakter, sehingga memperkaya dimensi dramatik serta memberikan pengalaman naratif yang reflekstif.
Tidak tersedia versi lain