Tugas Akhir
Konflik internal tokoh utama melalui bahasa tubuh dalam penyutradaraan film "Terlalu Sepi Untuk Malam".
Film "Terlalu Sepi Untuk Malam" mengisahkan Raka, seorang pria kesepian yang kembali bertemu kekasih lamanya, Vivi. Pertemuan tersebut justru menjadi momen perpisahan setelah Vivi mengungkapkan bahwa ia memiliki pasangan baru. Raka menghadapi konflik batin antara melepaskan atau mempertahankan hubungan tersebut. Konflik internal ini tidak disampaikan melalui dialog, tetapi diekspresikan melalui bahasa tubuh sebagai medium komuniksu non-verbal yang dinilai lebih jujur dan reflektif. Karya ini menitikberatrkan pada bagaimanan penutradaraan memanfaatkan elemen bahasa tubuh, seperti bahadsa tubuh tertutup, kebocoran non-verbal, dan aktivitas pengalihan ang diarahkan dari dalam maupun luar,untuk menampilkankonflik psikologis tokoh utama. Selain itu, aspek visual seperti penataan artistik. sinematografi, suara, dan editing diarahkan untuk memperkuat bahasa tubuh sebagai pusat penyampaian emosi tokoh. Dari 12 scene, sembilan di antaranya menggambarkan konflik internal Raka yang di mulai pada scene 3. Penyajian bahasa tubuh dirancang melalui analisis naskah untuk mengidentifikasi struktur dramatik, emosi, dan karakter tokoh Raka, dalam menyampaikan pikiran dan perasaannya secara visual.
Tidak tersedia versi lain