Tugas Akhir
Analisis fenomena post-truth terhadap perubahan dimensi karakter (sosiologis dan psikologis) Bu Prani berdasarkan struktur tiga babak dalam film Budi Pekerti (2023)
Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja menampilkan Bu Prani sebagai korban manipulasi kebenaran di media sosial yang memengaruhi kondisi sosial dan psikologisnya. Dalam perkembangan sinema satu dekade terakhir, media sosial semakin sering hadir sebagai penggerak naratif, sejalan dengan meningkatnya fenomena digital yang membentuk pengalaman dan identitas masyarakat modern. Kajian ini menelusuri bagaimana fenomena post-truth membentuk perubahan karakter tersebut dengan melihat maraknya distorsi informasi, opini publik yang tak terkendali, dan dinamika interaksi digital yang memengaruhi identitas individu. Melalui analisis film kualitatif berbasis teori post-truth (McIntyre, Keyes, dan Kalpokas) serta dimensi karakter Lajos Egri, data diperoleh melalui pemilihan sequence secara purposive sampling untuk mengidentifikasi momen-momen yang paling relevan dengan dinamika post-truth. Hasil menunjukkan bahwa pergeseran karakter berlangsung tidak linier dan dipicu tekanan berlapis akibat eskalasi peristiwa post-truth; aspek sosiologisnya menunjukkan penurunan status, keterputusan dari komunitas, keretakan relasi keluarga, dan hilangnya pekerjaan, sementara aspek psikologisnya memperlihatkan konflik batin, ketidakstabilan emosi, dan mekanisme bertahan yang semakin kompleks. Secara keseluruhan, post truth muncul sebagai kekuatan naratif sekaligus sosial yang membentuk identitas, relasi, dan dinamika emosional tokoh dalam representasi sinematik.
Tidak tersedia versi lain