Tugas Akhir
Analisis proses kreatif special effect make up pada delapan maklhuk supranatural dalam film "Santet Segoro Pitu"
Special Effect Make Up (SFX Make Up) merupakan salah satu elemen penting dalam memvisualisasikan karakter makhluk supranatural yang menunjang narasi dan menjadi ikon dalam film horor, hal ini tidak terlepas dari peran SFX Make Up Artist dalam menerjemahkan naskah. Film “Santet Segoro Pitu” hadir dengan visualisasi bentuk karakter makhluk supranatural yang berbeda namun tetap mempertahankan ciri khas budaya dengan penggunaan wardrobe khas daerah Indonesia. SFX make up di Industri film telah mengalami banyak perkembangan, namun pendekatan ilmiah untuk memahami proses kreatif dibalik penciptaan sfx make up masih sangat minim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengkaji proses kerja kreatif SFX Makeup Artist dengan menggunakan teori proses kreatif Mially Csikszentmihalyi mulai dari tahap riset hingga hasil akhir visual yang ditampilkan. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang proses kerja kreatif SFX Makeup Artist serta sejauh mana SFX Makeup Artist mengadaptasi, memodifikasi, atau bahkan mereinterpretasi bentuk makhluk supranatural berdasarkan naskah dan setting yang berkaitan dengan budaya dan kepercayaan mistis di masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, visualisasi bentuk makhluk supranatural dengan special effect makeup telah mewakili gambaran dalam naskah, namun dalam analisis wardrobe ditemukan adanya beberapa ketidaksesuaian antara busana yang digunakan makhluk supranatural dengan setting yang berhubungan dengan latar belakang budaya di masyarakat
Tidak tersedia versi lain