Tugas Akhir
"Ning nong ning gung" Dokumenter musik reyog Ponorogo dalam perspektif applied ethhnomusicology
Film dokumenter “Ning Nung Ning Gung” merupakan karya penciptaan yang berfokus pada pengungkapan filosofi pola bunyi ning, nung, ning, dan gung dalam musik Reyog Ponorogo. Seiring perkembangan zaman, muncul kecenderungan inovasi musikal yang menyebabkan bergesernya pemahaman generasi muda terhadap makna filosofi tersebut. Kegelisahan ini melahirkan kebutuhan untuk melakukan dokumentasi kritis yang mampu menjembatani pemahaman lintas generasi. Penelitian penciptaan ini menggunakan pendekatan etnomusikologi terapan melalui metode etnografi visual, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan sesepuh dan pelaku seni Reyog Ponorogo, serta pengambilan gambar refleksif. Pendekatan ini memberi ruang bagi narasumber untuk mengartikulasikan pemaknaan mereka secara autentik, sekaligus menempatkan pembuat film sebagai bagian dari proses dialogis yang membentuk narasi. Hasil penciptaan film dokumenter ini menyoroti kekhawatiran akan memudarnya pemahaman filosofi, film ini juga berfungsi sebagai media transfer pengetahuan dan memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga pakem musikal tanpa menutup ruang bagi inovasi yang tetap berakar pada tradisi. Karya ini diharapkan dapat menjadi arsip kultural dan sarana edukasi upaya pelestarian Reyog Ponorogo, terutama setelah pengakuannya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO kategori in need of urgent safeguarding. Melalui film dokumenter ini supaya mendorong dialog kritis mengenai keberlanjutan tradisi Reyog di tengah modernisasi musikal yang terus berkembang.
Tidak tersedia versi lain