Tugas Akhir
Penerapan gaya bel canto dalam pembelajaran mata kuliah ansambel vokal prodi musik di ISI Yogyakarta
Gaya Bel Canto merupakan teknik vokal klasik yang menekankan keindahan suara melalui penguasaan pernapasan diafragma, resonansi yang seimbang, artikulasi yang jelas, serta interpretasi musikal yang anggun. Penerapan teknik ini menjadi esensial dalam pendidikan musik tinggi untuk membentuk karakter dan kualitas vokal mahasiswa, khususnya dalam format ansambel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran yang digunakan dosen dalam menerapkan gaya Bel Canto kepada mahasiswa pada mata kuliah ansambel vokal di ISI Yogyakarta, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dialami mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan dosen pengampu serta mahasiswa peserta kelas ansambel vokal sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gaya Bel Canto dilakukan secara bertahap melalui latihan sikap tubuh, teknik pernapasan, resonansi kepala dan mulut, artikulasi, hingga interpretasi terhadap repertoar klasik seperti Ave Verum karya Ferenc Liszt, Matona Mia Cara karya Orlando di Lasso, dan Zigeunerleben karya Robert Schumann. Meskipun terdapat peningkatan kemampuan, mahasiswa masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain kesulitan mempertahankan pernapasan panjang, ketepatan penempatan resonansi, pembagian fokus antara teknik vokal dan interpretasi, serta keterbatasan intensitas latihan mandiri di luar jam kelas. enelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gaya Bel Canto efektif dalam meningkatkan kualitas vokal mahasiswa apabila dilakukan secara konsisten, didukung dengan pendekatan konstruktivis, serta ditunjang oleh latihan mandiri yang berkesinambungan oleh mahasiswa.
Tidak tersedia versi lain