Tugas Akhir
Estetika musik hipdut dalam hegemoni kapitalisme digital dan implikasinya terhadap degradasi moralitas
Masifnya perkembangan media digital telah mengambil peran penting dalam perkembangan musik selama beberapa dekade terakhir. Perkembangan ini seturut dengan meningkatnya konsumsi musik di platform-platform media sosial dan streaming musik seperti Youtube, TikTok, Instagram, dan Spotify. Namun dengan masifnya perkembangan musik yang terjadi melalui platform-platform tersebut, musik mulai dihomogenisasi atau diseragamkan bentuknya demi menghasilkan keuntungan. Hal ini yang mengakibatkan estetika di dalam musik mulai dilupakan. Penelitian ini bertujuan menelaah fenomena yang terjadi pada estetika musik Hipdut dalam hegemoni kapitalisme digital dan implikasinya terhadap penurunan nilai moralitas. Penelitian ini mengadopsi metode penelitian kualitatif milik Creswell dengan pendekatan studi media dan kajian budaya Stuart Hall. Proses penelitian dimulai dengan menentukan batasan penelitian, pengumpulan data melalui studi pustaka, dan platform media sosial. Penelitian ini menggunakan dua teori sebagai landasan epistemologi yaitu teori Hegemoni Budaya dan teori Kapitalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) estetika musik Hipdut dalam hegemoni kapitalisme media digital hadir dalam bentuk lirik yang mudah dipahami dan visual yang mencolok. (2) Dalam hegemoni kapitalisme media digital, estetika musik hipdut digunakan sebagai produk industri budaya musik yang baru dengan implikasi yang ditimbulkan berupa degradasi moralitas.
Tidak tersedia versi lain