Tugas Akhir
Pemanfaatan media sosial dalam membangun personal branding keartisan Mahasiswa Fakultas Seni Pertujukan ISI Yogyakarta
Perkembangan media digital mengubah cara musisi muda membangun identitas dan memperluas jaringan profesionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial oleh Mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta dalam membangun personal branding keartisan, menganalisis strategi yang digunakan, serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi di ranah digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, melalui observasi konten digital pada Instagram dan TikTok, wawancara mendalam dengan lima narasumber, serta analisis interaksi dan konstruksi identitas digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk menampilkan kompetensi musikal melalui dokumentasi pertunjukan, cover musik, kolaborasi digital, serta pengelolaan visual dan narasi identitas. Strategi personal branding yang muncul meliputi konsistensi unggahan, diferensiasi identitas keartisan, pengelolaan kesan yang terencana, serta pemanfaatan fitur-fitur platform seperti Reels, Stories, dan TikTok feed untuk memperkuat visibilitas. Namun, proses ini juga diiringi tantangan berupa tekanan psikologis (minder, overthinking, dan ekspektasi audiens), kendala teknis produksi konten, risiko pelanggaran hak cipta, serta tuntutan algoritma dan konsistensi. Modal budaya, sosial, ekonomi, dan simbolik turut memengaruhi keberhasilan branding masing-masing mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa personal branding mahasiswa seni tidak hanya bergantung pada kemampuan musikal, tetapi juga kecakapan digital dan keberanian tampil dalam ruang publik yang kompetitif.
Tidak tersedia versi lain