Tugas Akhir
Lagu sai tudia ho marhuta karya Nahum Situmorang sebagai representasi penguatan nilai dan identitas budaya Batak
Lagu Sai Tudia Ho Marhuta merupakan salah satu lagu Batak era 1960-1970 karya komponis lama yang masih sangat minim dikaji secara akademis. Penelitian ini bertujuan menggali pendidikan budaya dan nilai-nilai sosial-humanisme yang terkandung dalam lirik lagu sebagai representasi pendidikan budaya berbasis musik. Metode yang digunakan adalah dikumpulkan melalui wawancara dengan empat narasumber dengan latar belakang keahlian musik dan budaya Batak, berdasarkan keterlibatan mereka terhadap lagu yang diteliti. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif-deskriptif metode analisis deskriptif pendekatan studi kasus single-instrument berfokus pada satu lagu Sai Tudia Ho Marhuta sebagai media pendidikan budaya berbasis musik di kalangan masyarakat Batak perantau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sai Tudia Ho Marhuta tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetika, tetapi sebagai media pendidikan budaya yang menginternalisasi nilai-nilai sosial-humanisme, sejalan dengan konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara, khususnya dalam membentuk kesadaran kebangsaan, solidaritas sosial, penghargaan terhadap keberagaman, keterbukaan terhadap kemajuan, dan kemanusiaan yang beradab. Lagu ini berperan dalam memperkuat identitas budaya Batak terutama di kalangan masyarakat perantau dengan menginternalisasi nilai melalui aktivitas bernyanyi. Penelitian ini menegaskan bahwa lagu Batak era 1960–1970 dapat dijadikan model pembelajaran musik kontekstual dan sarana pendidikan budaya berbasis musik.
Tidak tersedia versi lain