Tugas Akhir
Cross-Dresser
Cross-dresser adalah judul dari karya tari yang memiliki arti seseorang yang berpakian silang. Fenomena berpakaian silang atau cross-dressing menjadi sumber inspiratif dalam penggarapan karya tari ini. Cross-dressing adalah sebutan untuk tindakan seseorang yang mengenakan pakaian yang ditujukan untuk jenis kelamin yang berbeda. Penekanan cross-dressing adalah pada cara berpakaian seseorang, bukan pada preferensi seksual atau orientasi seksualnya. Karya tari ini tidak menggunakan aspek drama dan lebih fokus pada objek gerak, tetapi tetap memunculkan emosional batin seorang cross-dresser. Dalam karya Crossdresser penata memilih tipe tari dramatik dengan mengunakan dramaturgi segmentik. Karya tari Cross-dresser ini akan dilakukan secara virtual. Karya tari yang disajikan dalam bentuk koreografi kelompok dengan 3 penari puteri dan di bagi menjadi 3 segmen. Segmen 1 penggambaran cross-dresser yang percaya diri dengan cross-dressing nya ditarikan oleh 1 penari. Segemen 2 penggambaran cross-dresser yang mencoba berpakaian feminin, ditarikan oleh 1 penari. Segmen 3 penggambaran cross-dresser yang memilih untuk tetap menggunakan pakaian yang dipilihnya dan tidak memperdulikan pendapat orang lain yang hanya ingin menjatuhkannya yang ditarikan oleh 3 penari
Tidak tersedia versi lain