Tugas Akhir
Perancangan interior terminal bandar udara singkawang dengan pendekatan eco-culture
Singkawang merupakan kota multi-etnis yang terkenal hingga mancanegara akan festival kebudayaannya. Namun, untuk akses ke kota tersebut hanya dapat melalui jalur darat dari Kota Pontianak yang memakan waktu hingga 3 jam perjalanan sehingga pemerintah kemudian membangun bandara internasional yang terletak di Kecamatan Pangmilang, Singkawang Selatan. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk merancang interior terminal bandara yang dapat merepresentasikan keunikan budayanya sebagai wajah Kota Singkawang dengan memperhatikan fungsionalitas dan keamanan guna terciptanya bandara yang sustainable. Pada perancangan interior Bandara Singkawang ini menggunakan skema perancangan metodologi desain content anaylis menurut D. K. Ching. Dari analisis terhadap objek perancangan, interior Bandara Singkawang membutuhkan desain yang dapat merepresentasikan keunikan Kota Singkawang dengan ketiga etnisnya, yaitu Tionghoa, Dayak, dan Melayu (Tidayu) dengan mengutamakan fungsi dan keamanannya. Untuk itu, perancangan ini mengusung konsep “Harmony in Diversity” dengan pendekatan Eco-Culture yang dikemas dengan gaya Tropical- Modern
Tidak tersedia versi lain