Tugas Akhir
Penciptaan naskah drama " Bulan Di Balik Tirai" bersumber dari novel Rara Mendut karya YB. Mangunwijaya
Naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” merupakan hasil karya penciptaan naskah drama yang bersumber dari novel Rara Mendut karya YB. Mangunwijaya. Proses pembuatan cerita baru dengan mengubah alur dan menghadirkan tokoh baru dalam naskah merupakan bentuk kecintaan penulis terhadap cerita rakyat setempat. Rara Mendut merupakan cerita rakyat yang berasal dari Pati, Jawa Tengah. Penciptaan naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” bertujuan untuk menambah perbendaharaan naskah drama serta sebagai bentuk kecintaan penulis untuk melestarikan cerita rakyat yang berada didaerahnya. Dalam proses penciptaannya naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” menggunakan teori Transformasi Distorsi. Teori tersebut membebaskan pencipta dalam menyusun struktur dramatik yang ada dalam naskah “Bulan Di Balik Tirai”. Naskah ini tercipta melalui beberapa tahap, mulai dari menganalisis struktur novel, kemudian menemukan gagasan baru, tahap transformasi, proses penciptaan naskah sampai terbentuknya naskah yang utuh. Naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” menggunakan alur maju, dan penyelesaian cerita dalam naskah ini ialah kematian Rara Mendut yang dibuat secara misterius dan juga akhir cerita yang sedih karena kematian Pranacitra. Naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” terdiri dari sembilan adegan. Naskah drama “Bulan Di Balik Tirai” berisi tentang perjuangan seorang wanita dalam mempertahankan harga diri dan cintanya.
Tidak tersedia versi lain