Tugas Akhir
Ginggong sebagai identitas masyarakat Dayak Bakati Rara Kabupaten Bengkayang
Masyarakat Dayak Bakati adalah kelompok etnis asli yang berada di kabupaten Bengkayang Privinsi kalimantan Barat, yang mana Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia.Suku Dayak di Kalimantan Barat terdiri dari berbagai subkelompok dengan keberagaman budaya, bahasa,dan tradisi. pada umumnya Suku Dayak sendiri memiliki beragam alat musik tradisional yang kebanyakan dapat ditemui dalam bentuk alat musik petik dan pukul. Penelitian ini dilakukan dikarenakan peneliti menemukan satu alat musik tradisional suku Dayak kalimantan Barat yang dimainkan dengan cara digesek, tentu hal ini merupakan suatu identitas baru. Alat musik yang dimaksud berasal dari Dusun mayak Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang kalimantan Barat, dan nama dari alat musik ini adalah Ginggong. Secara umum kita mengetahui bahwa alat musik tradisional meruapakan alat musik yang memiliki fungsi dalam kebutuhan ritual dan hiburan, akan tetapi pada penelitian ini ditemukan bahwa Ginggong hanya berfungsi dalam kebutuhan hiburan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mana dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Pada hasil penelitian, didapatkan bahwa Ginggong memiliki kemiripan dalam cara memainkan serta bentuk dengan alat musik tradisional lainnya seperti Erhu dari Cina dan Rebab dari Jawa. Kemudian pada hasil penelitian juga timbul dugaan adanya pengaruh eksternal dalam sejarah perkembangan Ginggong, yang nantinya akan menjadi salah satu bagian dari fokus penelitian oleh penulis.
Tidak tersedia versi lain