Tugas Akhir
Penggunaan tanda tubuh untuk merepresentasikan inner conflict pada tokoh utama dalam penyutradaraan film "Bapak mau nikah, nduk"
Fenomena pernikahan lansia yang masih dianggap tabu oleh sebagian kalangan masyarakat membuat beberapa orang harus mengurungkan niatnya ketika ingin menikah kembali di usia yang tidak muda lagi. Tidak hanya di lingkungan sosial, bahkan faktor terbesarnya berada di lingkungan keluarga. Hal tersebut mendorong terciptanya skripsi dengan judul Penerapan Tanda Tubuh Untuk Merepresentasikan Inner Conflict Pada Tokoh Utama Dalam Penyutradaraan Film "Bapak Mau Nikah, Nduk". Film ''Bapak Mau Nikah, Nduk" memiliki dominasi pada inner conflict yang dialami tokoh utama. Inner conflict tersebut tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, maka dari itu film ini menggunakan konsep tanda tubuh untuk memberi petunjuk kepada penonton tentang apa yang dirasakan Eko secara nonverbal. Mimik wajah, gestur, bahasa tubuh, sentuhan, dan sinyal yang diberikan akan ditangkap oleh penonton. Penggunaan tanda tubuh untuk merepresentasikan inner conflict pada tokoh utama diterapkan pada beberapa scene. Konsep pengadeganan menjadi kekuatan dalam penyutradaraan film ini. Penerapan konsep level angle kamera, shot size, mise en scene, ritme editing, dan music scoring juga memiliki peranan yang tidak kalah penting untuk mendukung tanda tubuh dan inner conflict yang disampaikan aktor agar pesen yang ingin disampaikan dapat diterima oleh penonton.
Tidak tersedia versi lain