Buku Teks
Segi Empat Patah Sisi
Tema utama novel ini adalah kedewasaan emosional dan konflik identitas: remaja yang menyadari bahwa cinta dan persahabatan kadang-kadang berarti merelakan dan menerima kenyataan. Melalui latar Padang dan penggunaan petuah Minang, Gus tf juga menyoroti kecintaan terhadap kampung halaman dan nilai-nilai budaya Minangkabau. Meskipun berjudul “Segi Empat Patah Sisi”, novel ini lebih mengandung makna metaforis tentang bagaimana hubungan remaja bisa retak dan berbentuk “empat sisi” (misalnya cinta, persahabatan)
Secara gaya, bahasa di novel ini cenderung lugas, dengan sentuhan kiasan dan penggunaan simbol budaya Minang, memberi warna lokal yang kuat. Konflik emosional dikemas dengan cara realistis; Pembaca tidak sekadar dihibur, tetapi diajak memikirkan tentang arti cinta, pertemanan, dan identitas dalam proses menjadi dewasa.
Tidak tersedia versi lain