Partitur/Praktek Musik
Mata Rantai yang hilang : Dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia di Aceh
Selaku Residen Aceh, wajar saja jika Teuku Nyak Arif menjalin hubungan dengan siapa saja, terutama dengan Mayor Maarten Knottenbelt, wakil Sekutu untuk daerah Aceh. Sebenarnya hubungan itu sesuai dengan politik yang ditempuh oleh pemerintah Republik Indonesia terhadap Sekutu yang datang ke Indonesia. Mengapa? Kedatangan Sekutu ini untuk menyelesaikan masalah-masalah yang harus segera diatasi, sebagai tindak lanjut penyerahan Jepang kepada Sekutu. Namun, hubungan ini berlebihan (exaggerated) sehingga banyak orang yang mencurigai.
Hampir 50 tahun, hubungan ini tidak diketahui oleh seorang pun; hubungan macam apa dan bagaimana bentuknya. Ini merupakan suatu misteri dalam Sejarah Aceh Baru atau yang disebut mata rantai yang hilang (missing link).
Dengan gaya bercerita, Nur El Ibrahimy, sebagai saksi sejarah, mencoba menuangkan dalam bentuk memoar. Sebuah buku yang patut dimiliki setiap perninat, pencinta, dan peneliti sastra sejarah Indonesia.
Tidak tersedia versi lain