Berita

Pengumuman Pemenang Lomba Desain Photobooth Perpustakaan

Pameran Koleksi Perpustakaan 2025

Pada Saat Pembelajaran Daring Layanan Perpustakaan Tetap Buka

Lomba Desain Photobooth

Pengumuman Layanan Yudisium-Wisuda

Pengumuman Layanan Perpustakaan Selama Libur Nasional Dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Perpustakaan Berjalan Lancar

Kegiatan Tanya Pustakawan #1: Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri Berjalan Lancar

Info Wisuda 2025: Tanya Pustakawan #1- Layanan Bebas Pustaka & Unggah Mandiri

Layanan Pengecekan Turnitin

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Masuk
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mata Rantai yang hilang : Dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia di Aceh

Partitur/Praktek Musik

Mata Rantai yang hilang : Dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia di Aceh

Nur El Ibrahimy, H.M. - Nama Orang;

Selaku Residen Aceh, wajar saja jika Teuku Nyak Arif menjalin hubungan dengan siapa saja, terutama dengan Mayor Maarten Knottenbelt, wakil Sekutu untuk daerah Aceh. Sebenarnya hubungan itu sesuai dengan politik yang ditempuh oleh pemerintah Republik Indonesia terhadap Sekutu yang datang ke Indonesia. Mengapa? Kedatangan Sekutu ini untuk menyelesaikan masalah-masalah yang harus segera diatasi, sebagai tindak lanjut penyerahan Jepang kepada Sekutu. Namun, hubungan ini berlebihan (exaggerated) sehingga banyak orang yang mencurigai.

Hampir 50 tahun, hubungan ini tidak diketahui oleh seorang pun; hubungan macam apa dan bagaimana bentuknya. Ini merupakan suatu misteri dalam Sejarah Aceh Baru atau yang disebut mata rantai yang hilang (missing link).

Dengan gaya bercerita, Nur El Ibrahimy, sebagai saksi sejarah, mencoba menuangkan dalam bentuk memoar. Sebuah buku yang patut dimiliki setiap perninat, pencinta, dan peneliti sastra sejarah Indonesia.


Ketersediaan
#
Ruang Tandon Lt 4 959.881 Nur m c.1
BK202538272
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.881 Nur m
Penerbit
Jakarta : Grasindo., 1996
Deskripsi Fisik
xi, 76 hal.; 21 hal
Bahasa
INDONESIA
ISBN/ISSN
979-669-013-6
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
sejarah
Nangroe Aceh Darussalam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Visitor
  • Login Pustakawan

  • Beranda
  • Kirim Saran & Pertanyaan
  • Usul Tambah Koleksi
  • OPAC Pascasarjana
  • Koleksi Digital
  • E-Journal

Tentang Kami

UPA Perpustakaan ISI Yogyakarta merupakan perpustakaan perguruan tinggi negeri dengan nilai akreditasi “A” yang didalamnya memberikan beberapa layanan perpustakaan yaitu Layanan sirkulasi, Layanan referensi, Layanan Tugas Akhir (skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian), Layanan terbitan berkala (jurnal, majalah, koran, buletin, tabloid), Layanan fotokopi, Layanan penelusuran informasi dan pustaka elektronik, Layanan Soedarso corner, dan layanan Journal online. Perpustakaan juga dilengkapi dengan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa


Statistik Pengunjung Online

Cari

Custom Search



© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik