Tugas Akhir
Perancangan caffee table set urban style pada coffee shop dengan memanfaatkan limbah batang tenbakau (Nicotina tobacum)
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu keberlanjutan mendorong perlunya eksplorasi material alternatif dalam industri furnitur. Menyusul dinamika tren furnitur dan dekorasi yang beraneka ragam, pendekatan desain produk kini berupaya menghadirkan atmosfer yang lebih autentik dan bermakna, baik secara estetika maupun nilai fungsional. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah batang tembakau, yang mengandung serat selulosa tinggi dan dapat diolah menjadi papan partikel (particle board). Perancangan ini bertujuan untuk merancang produk Coffee table set dengan memanfaatkan limbah batang tembakau sebagai material alternatif layak, sekaligus menjawab permasalahan limbah pertanian yang tidak terkelola. Metode perancangan menggunakan pendekatan Design Thinking, yang meliputi tahapan (Emphatize,) (Define,) (Ideate,) (Prototype,) hingga (Test). Empathize pada Tahapan ini dilakukan dengan mencari sumber perkembangan furnitur yang berkaitan, mencari material furnitur, isu sosial tentang limbah khususnya limbah batang tembakau di kabupaten Temanggung. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah Coffee table set berisi satu table dan tiga stools dengan konsep wabi-sabi, mengedepankan estetika alami dan kesederhanaan material. Produk ini diharapkan menjadi alternatif furnitur ramah lingkungan yang fungsional dan estetis, serta memberikan nilai tambah pada limbah tembakau. Perancangan ini menunjukkan bahwa limbah pertanian memiliki potensi besar sebagai material desain berkelanjutan dalam konteks urban.
Tidak tersedia versi lain