Buku Teks
Bertamasya di Atap-atap Rumah Kotagede
Buku “Bertamasya di Atap-Atap Rumah Kotagede” menghadirkan pengalaman menyusuri warisan arsitektur tradisional Kotagede dari sudut pandang yang tidak biasa: melalui atap-atap rumah tua yang saling terhubung. Penulis menggambarkan bagaimana lapisan genteng, bubungan, dan susunan kayu jati tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai lanskap sosial tempat interaksi warga terjadi secara alami. Di atas atap, pembaca diajak memahami filosofi masyarakat Jawa dalam membangun ruang hidup yang harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Narasi diperkaya dengan catatan sejarah, sketsa visual, serta kisah-kisah penghuni rumah yang diwariskan turun-temurun. Melalui pendekatan etnografis dan visual storytelling, buku ini tidak hanya mendokumentasikan bentuk fisik arsitektur, tetapi juga menyoroti ketahanan budaya di tengah modernisasi. Sebuah undangan untuk melihat kembali rumah bukan sekadar bangunan, melainkan jejaring memori dan peradaban.
Kata kunci: arsitektur tradisional, rumah Jawa, atap rumah, budaya lokal, etnografi visual, heritage
Tidak tersedia versi lain