Tugas Akhir
Membangun Misteri Melalui Penerapan Delapan Sekuen dalam Skenario Film Fiksi The Painter.
Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, fenomena penembak misterius (petrus) menjadi ketakutan bagi masyarakat Indonesia. Meskipun Soeharto tidak pernah secara langsung mengakui keterlibatannya, petrus dianggap efektif dalam menurunkan angka kriminalitas. Namun, tindakan ini menimbulkan ketidakpastian hukum, menyebabkan hilangnya banyak orang tanpa peradilan, termasuk korban yang tidak bersalah. Dari ketidakpastian ini, muncul pelaku misterius yang tidak penah diketahuiidentitasnya. Skenario film fiksi The Painter mengadaptasi kejadian tersebut ke dalam cerita mengenai Dani, yang berusaha mengungkakp kebenaran di balik kematian orang tuanya. Dengan koper tua sebagai satu-satunya petunjuk, ia terperangkap dalam jaringan rahasia keluaraganya yang kelam dan berbahaya. Perjalanan Dani membawanya pada penghianatn dan pembalasan dendam. Skenario ini menggunakan teori Eight Sequence dari Tomlinson dn Mystery dari Branigan Eight Sequence membagi cerita menjadi delapan bagian, dari perkenalan karakter hingga penyelesaian konflik, sementara Mystery mambangun narasi melalui hubungan langsung antara karakter dan penonton.
Tidak tersedia versi lain