Buku Teks
Pesta Obama di Bali
MUdayana University Press memutuskan untuk menerbitkan karya novel sebab Meskipun teks ini merupakan sebuah novel, agaknya pengarangnya menggunakan momentum kemenangab Barack Obama sebagai Presiden Amerika Januari 2009, untuk memikirkan secara sungguh-sungguh implikasi apa yang dapat dalam rangka menyejajarkan kedudukan kultural antarmanusia sedunia. Mengapa pikiran besar seperti itu muncul di Bali melalui tokoh-tokoh orang Bali yang bertemu seorang pria Amerika, mantan jenderal yang pincang. Meskipun pemikiran mengenai kesetaraan antar manusia dituangkan ke dalam sebuah novel, namun jika teks ini dapat disebarkan secara luas, apalagi dapat memotivasi manusia yang hidup di luar negara adidaya itu dapat merasa "berdiri tinggi" dengan bangsa-bangsa lain; suatu respons kultural yang diimplikasikan oleh kemenangan Obama, selanjutnya berusaha keras meninggalkan kekurangannya dalam segala hal, novel ini memiliki peran yang tidak kalah penting dengan teks teks akademik yang dianggap adikarya manusia
Tidak tersedia versi lain