Tugas Akhir
Membangun suspense melalui penerapan plotting suspence pada ciptaan skenario film fiksi "Gripless"
Skripsi ini bertujuan untuk menciptakan karya skenario film fiksi dengan menerapkan plotting for suspense guna membangun ketegangan yang efektif. Selain itu, skenario ini mengangkat tema besar balap mobil drifting di Indonesia, dengan fokus pada konflik antara ayah dan anak sebagai inti cerita. Plotting for suspense merupakan teknik penulisan cerita yang esensial dalam membangun ketegangan dan rasa penasaran penonton. Teknik ini, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai genre seperti thriller dan action, diimplementasikan dalam skenario film “Gripless” melalui konflik yang kuat, baik konflik internal maupun eksternal. Penerapan plotting for suspense ini secara khusus dipilih untuk memaksimalkan emosi ketegangan yang ingin disampaikan. Karya tugas akhir skenario film fiksi “Gripless” ini berawal dari keresahan penulis terhadap sosok ayah yang acuh, tidak mendukung, bahkan menentang impian anaknya. Isu ini kemudian dipadukan dengan tema balap mobil drifting, sebuah olahraga otomotif yang mengedepankan keindahan, bukan hanya kecepatan. Melalui penerapan konsep Plotting for Suspense dari Linda J. Cowgill, skenario ini berhasil menciptakan emosi ketegangan yang intens bagi penonton, menjadikan adegan-adegan balapan dalam film lebih dinamis dan mampu mengunci perhatian.
Tidak tersedia versi lain