Tugas Akhir
Pilihian
Karya Tari “Pilihian” adalah karya yang berpijak dari ritual adat Seblang Olehsari dari Kabupaten Banyuwangi dengan durasi pementasan 24.18 menit. “Pilihian” mengangkat ritual adat Seblang Olehsari dan karakter tokoh Seblang Olehsari dengan mengembangkan motif gerak yang ada diritual adat tersebut, yaitu, Sapon, Ukelbuwang, Cèlèng Magak dan Candra Dèwi dari ritual adat Seblang Olehsari. Pada karya sebelumnya dengan judul Byeng yang merupakan tugas akademis dari mata kuliah Teori & Koreografi II mengangkat tentang perjalanan hidup penari Seblang Olehsari. Namun pada karya tari “Pilihian”ini akan menghadirkan cerita dan karakter dari Seblang Olehsari “Pilihian” dikomposisikan dalam bentuk koreografi kelompok dengan penari perempuan dan laki-laki berjumlah sepuluh penari. Menggunakan rangsang visual dan rangsang kinestetik, tema tari merujuk pada karakter penari Seblang Olehsari dan pengembangan empat gerak pokok yaitu Sapon, Ukelbuwang, Cèlèng Magak dan Candra Dèwi dari ritual adat Seblang Olehsari Banyuwangi. Judul yang dipilih dalam karya ini adalah “Pilihian” yang dapat diartikan sebagai seseorang yang terpilih atau istimewa. Pemilihan kata sebagai judul koreografi kelompok yang digunakan merujuk konsep dramatik dari sebuah cerita ritual adat Seblang Olehsari yang dimana penari Seblang adalah sosok istimewa yang terpilih langsung secara supranatural oleh roh leluhur. Karya ini menggunakan tipe tari maknawi. Karya ini menggunakan bentuk atau cara ungkap berupa adegan yang dibagi menjadi introduksi, tiga adegan, dan ending atau bagian akhir. Karya tari “Pilihian” menggunakan proses penciptaan karya tari melalui tahapan metode dari Alma Hawkins dalam buku berjudul “Mencipta Lewat Tari” yang diterjemahkan oleh Y. Sumandiyo Hadi yaitu Eksplorasi, Komposisi, Improvisasi dan Evaluasi.
Tidak tersedia versi lain