Tugas Akhir
Membangun imajinasi tokoh utama dengan penerapan ritme editing dalam film "Komik jagoan"
Film Komik Jagoan menceritakan tentang Wira, seorang anak lelaki yang sangat mengidolakan superhero pada komik favoritnya. Ia menemukan karakter supehero tersebut pada sosok ayahnya. Wira ingin seperti ayahnya dan membuktikan kepada ayahnya bahwa ia kuat, pemberani dan tidak cengeng. Namun, semua usaha yang dilakukan Wira terpatahkan ketika ia melihat ayahnya menangis. Konsep editing film Komik Jagoan menekankan bagaimana aksi-aksi pada tokoh utama merupakan gambaran imajinasi yang dibangun dengan menggunakan konsep ritme editing. Physical rhythm digunakan karena berfokus pada gerakan fisik yang terdapat dalam film. Pendekatan rechoreographing dan physical storytelling digunakan untuk dapat menyusun aksi-aksi Wira yang kemudian dapat menggambarkan imajinasi karakter utama dalam film Komik Jagoan. Konsep ritme editing dalam membangun imajinasi tokoh utama pada film Komik Jagoan berhasil diterapkan, meskipun belum optimal karena hanya mencakup beberapa scene. Hambatan seperti keterbatasan materi, performa aktor yang kurang maksimal, serta kebutuhan akan penanda visual. karena imajinasi ditampilkan melalui aksi, bukan sebagai dunia yang terpisah dari realitas.
Tidak tersedia versi lain