Tugas Akhir
Upaya pelestarian alat musik tradisional Indonesia dalam penyutradaraan program televisi feature "Alunan katulistiwa" dengan gaya ekspositori episode "Gamelan bambu Krumpyung Kulon Progo"
Karya tugas akhir penciptaan seni berjudul Upaya Pelestarian Alat Musik Tradisional Indonesia dalam Penyutradaraan Program Televisi Feature “Alunan Khatulistiwa” dengan Gaya Ekspositori Episode “Gamelan Bambu Krumpyung Kulon Progo”. Karya ini dilatar belakangi dari Indonesia memiliki beragam alat musik tradisional yang mencerminkan identitas dan keragaman setiap daerah yang memiliki peran penting dalam upacara adat, ritual keagamaan, hingga sebagai sarana penyampaian nilai budaya. Program feature pada episode ini membahas tentang salah satu alat musik tradisional Gamelan Bambu Krumpyung Kulon Progo. Alat musik ini terbuat dari bambu dan memiliki skala nada pentatonis. Alat musik ini, muncul atas prakarsa seorang warga bernama Sumitro pada tahun 1973 di Kulon Progo. Penggunaan gaya penyutradaraan ekspositori memiliki tujuan dapat memaparkan dan memvisualisasikan tentang upaya pelestarian alat musik tradisional khususnya gamelan bambu krumpyung secara jelas dan terstruktur. Penyajian informasi melalui narasi yang dibawakan oleh narator dan wawancara langsung kepada narasumber.
Tidak tersedia versi lain