Tugas Akhir
Pawiestri
Karya tari Pawiestri merupakan hasil eksplorasi artistik yang berangkat dari Karya tari Pawiestri merupakan hasil eksplorasi artistik yang berangkat dari pengalaman empiris penata sebagai seorang penari perempuan yang sering membawakan peran laki-laki dalam pertunjukan. Melalui pengalaman tersebut, tercetus gagasan untuk menciptakan sebuah karya dengan pendekatan cross-gender atau silang peran, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk koreografi kelompok yang melibatkan tujuh penari perempuan. Proses kreatif dalam proses penciptaan karya tari Pawiestri ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari observasi, penggalian konsep, eksplorasi gerak, hingga tahap akhir berupa pementasan yang kemudian dapat dipertanggungjawabkan secara lisan maupun tulisan. Karya tari Pawisetri ini diwujudkan dengan menggunakan metode penciptaan yang dipaparkan oleh Alma M. Hawkins yaitu Eksplorasi, Improvisasi, dan Komposisi. Penata mengambil judul Pawiestri berasal dari kata pawira yang berarti gagah dan estri yang berarti perempuan, kedua kata tersebut digabungkan menajdi Pawiestri. Judul dengan arti perempuan yang gagah penata pilih merujuk pada diri penata pribadi yang ingin menunjukan pengalaman diri dalam membawakan peran laki-laki. Melalui gerak yang menggabungkan unsur maskulin dan feminin, Pawiestri ingin menyampaikan bahwa ekspresi gender dalam tari bersifat cair dan tidak terikat pada jenis kelamin tertentu. Karya ini tidak hanya menitikberatkan pada estetika gerak, tetapi juga menjadi ruang reflektif bagi penata dan penonton dalam memaknai identitas dan peran di dalam tubuh dan seni pertunjukan
Tidak tersedia versi lain