Tugas Akhir
Perancangan sleep helper device untuk penderita insomnia generasi Z
Gangguan tidur menjadi masalah umum yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat modern terutama generasi Z yang mendominasi populasi nasional dan memiliki karakteristik digital natives serta gaya hidup multitasking dan hustle culture. Kebiasaan ini berdampak langsung terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental. Perancangan produk Ankaa: Sleep Helper dilakukan sebagai solusi desain untuk membantu pengguna Gen Z mencapai tidur yang lebih berkualitas. Metodologi yang digunakan dalam perancangan ini adalah kombinasi metode Double Diamond dan The 5 Whys, untuk menemukan akar permasalahan serta menggali kebutuhan primer dan preferensi pengguna. Hasil rancangan menghadirkan 5 varian produk lampu tidur, Standard, Initial, Youngster, Journey dan Deep Sleep yang mengintegrasikan tiga elemen utama: lampu redup hangat (untuk membantu ritme sirkadian), aromaterapi otomatis (untuk meredakan stress, rileksasi), dan audio brainwave (untuk menstimulasi gelombang otak menuju tidur). Produk dirancang dengan pendekatan ergonomi dan antropometri, serta menggunakan gaya futuristik dan tema biomorfik. Produk Ankaa tidak secara langsung menyembuhkan insomnia, melainkan memberikan panduan sensorik yang minim distraksi untuk menciptakan kondisi tidur yang nyaman dan alami. Dengan demikian, Ankaa menjadi sleep helper yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata pengguna, bukan sekadar keinginan, demi mendukung kualitas tidur dan regenerasi tubuh di malam hari
Tidak tersedia versi lain