Tugas Akhir
Perancangan interior urban food court foodlife yogya heritage bandung
Perubahan dan perkembangan gaya hidup masyarakat urban telah menjadikan food court tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga ruang menjadi ruang sosial yang dinamis sehingga disebut urban food court. Foodlife Yogya Heritage Bandung sebagai salah satu unit bisnis yang dimiliki oleh Yogya Group mendapati permasalahan desain terkait fleksibilitas ruang dalam memenuhi kebutuhan operasional dan fluktuasi pengunjung. Permasalahan ini direspon dengan menggunakan pendekatan desain modular. Metode desain yang digunakan adalah model Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop dan Deliver. Konsep utama dalam perancangan ini adalah “Flexibility in Heritage Space” yang menggabungkan nilai historis toko batik Djokdja sebagai awal Yogya Group dengan kebutuhan ruang publik kontemporer. Solusi desain difokuskan pada elemen-elemen modular yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, integrasi gaya Mid Century Modern dan Tropical, serta penerapan material yang mendukung fungsi dan estetika. Hasil desain menciptakan ruang urban food court yang adaptif, fungsional serta memiliki karakter kuat dalam nilai budaya dan identitas perusahaan
Tidak tersedia versi lain