Tugas Akhir
Origami perahu sebagai motif pada busana kasual menswear
Seni melipat kertas atau origami merupakan permainan yang cukup digemari dan mudah untuk diterapkan khususnya oleh anak kecil. Salah satu origami yang mudah untuk dibuat ialah origami perahu atau perahu kertas. Proses pembuatan origami ini membentuk garis geometris pada sisi-sisi origami. Penciptaan karya ini dipusatkan pada bagaimana konsep, proses dan hasil dari penciptaan karya. Berdasarkan nilai dan ketertarikan visual, penciptaan origami perahu sebagai motif pada busana kasual menswear ini dibuat bertujuan untuk menjelaskan konsep motif batik dan sulam, mewujudkan proses penciptaan busana kasual dan menghasilkan karya busana kasual menswear dengan motif origami perahu. Metode penciptaan karya ini menerapkan teori estetika A.A.M. Djelantik dan teori ergonomi Marizar sebagai metode pendekatan. Sesuai dengan teori S.P. Gustami metode penciptaan terbagi menjadi tiga tahap diantaranya; eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Perwujudan karya ini dibuat dengan menggunakan teknik batik tulis dengan teknik pewarnaan tutup celup menggunakan pewarna sintetis naphtol dan indigosol serta dipadukan dengan teknik sulam dalam penciptaan motif. Bahan utama pada penciptaan karya ini adalah kain katun rayon. Tahap akhir dalam penciptaan karya ini teknik jahit dengan menggunakan mesin. Penciptaan karya tugas akhir ini mewujudkan enam pasang karya busana kasual pria, dengan judul koleksi “kenangan perahu kertas”. Karya pertama yaitu atasan collarless dengan shortpants. Karya kedua berupa atasan lengan panjang tanpa kerah dengan siluet menyerupai beskap dan celana jort shorts. Karya ketiga berupa outer lengan panjang dengan shortpants. Karya keempat berupa kemeja lengan pendek dengan celana panjang loose. Karya kelima berupa kemeja lengan pendek boxy dengan shortpants. Dan karya terakhir berupa atasan collarless dengan celana panjang loose.
Tidak tersedia versi lain