Tugas Akhir
Keanekaragaman ciri fisik biota laut pantai srau sebagai ide penciptaan motif batik pada kain panjang
Ciri fisik biota laut yang hidup pantai Srau menjadi daya tarik bagi penulis untuk mengambil tema Biota laut Pantai Srau sebagai acuan dalam pembuatan karya seni berupa kain batik. Beberapa spesies biota laut akan dieksplorasi dan dikembangkan sehingga menjadi sebuah karya batik klasik yang indah dan menarik. Metode pendekatan penciptaan karya Tugas Akhir ini menggunakan metode pendekatan estetika dan dilengkapi dengan teori ornamen. Metode penciptaan yang digunakan pada karya ini yaitu metode penciptaan SP. Gustami, yang melalui tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Dengan metode metode tersebut dapat menjadikan karya bernilai secara visual maupun konseptual. Karya kain batik berkonsep batik pedalaman dengan ciri khas warna coklat, biru, putih, hijau, merah dan hitam. Teknik yang digunakan yaitu teknik batik tulis dan teknik pewarnaan tutup celup. Karya yang dihasilkan berjumlah enam karya yang bersumber dari bentuk biota laut yang sering dijumpai di Pantai Srau, yaitu kepiting rajungan, ubur-ubur, ikan Pajung atau kakap merah, ikan Belanak, penyu sisik, dan udang batu. Sumber ide tersebut dioalah menjadi motif batik pedalaman, ditambahkan dengan motif-motif lain dari ekosistem laut, seperti motif terumbu karang, batu karang, alga, rumput laut, batuan Pantai, Ketapang laut, dan lain sebagainya
Tidak tersedia versi lain