Tugas Akhir
Vertical garden sebagai sumber ide penciptaan aksesoris dekoratif
ertical garden merupakan konsep yang dikembangkan oleh Patrick Blanc dan menjadi inspirasi dalam penciptaan aksesori dekoratif interior berbasis kriya tekstil. Melalui teknik rajut dan sulam, karya-karya ini merepresentasikan elemen alam seperti daun, lumut, rumput, dan bunga yang disusun dalam bentuk panel dekoratif. Tujuan dari penciptaan ini adalah untuk menghadirkan nuansa alami ke dalam ruang tertutup tanpa memerlukan perawatan intensif seperti tanaman hidup. Metode pendekatan yang digunakan mengacu pada teori craft thinking Richard Sennett yang menekankan bahwa proses penciptaan karya lebih penting dari pada hasil akhir. Kemudian teori estetika Monroe Beardsley, yang menyatakan bahwa karya seni memiliki nilai estetika apabila mampu menimbulkan pengalaman estetis yang kuat. Proses penciptaan mengikuti pendekatan Practice-Based Research yang menempatkan praktik kreatif sebagai inti dari proses pencarian pengetahuan. di mana penciptaan karya seni bukan hanya sebagai produk akhir, tetapi juga sebagai proses eksploratif untuk menjawab pertanyaan riset melalui tindakan berkarya, refleksi, dan dokumentasi. Hasil karya tidak hanya memiliki fungsi visual, tetapi juga menyampaikan makna keterhubungan manusia dengan alam. Hasil karya aksesoris dekoratif berjumlah lima panel yang diciptakan dengan kombinasi teknik rajut dan sulam menggunakan berbagai jenis benang rajut untuk menciptakan tekstur yang beragam. Karya-karya ini diharapkan dapat menjadi alternatif dekorasi interior yang ramah ruang serta menjadi inspirasi bagi pengembangan kriya tekstil yang aplikatif dan bermakna dalam konteks kehidupan modern.
Tidak tersedia versi lain