Tugas Akhir
Representasi house music Indonesia sebagai ide penciptaan karya seni grafis
House music masuk ke Indonesia pada awal 1990-an dan berkembang menjadi bagian penting dari budaya populer urban. Genre ini mengalami lokalisasi melalui praktik remix yang menggabungkan elemen musik tradisional seperti jaipong, dangdut, dan campursari, hingga melahirkan sub-genre khas seperti funkot dan house dangdut. Meskipun memiliki pengaruh besar terhadap gaya hidup anak muda, aspek visual dari fenomena ini masih jarang dikaji dalam konteks seni grafis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara house music Indonesia dan estetika visual melalui penciptaan karya seni grafis. Dengan pendekatan berbasis arsip dan eksplorasi visual, karya ini berfungsi sebagai bentuk dokumentasi dan apresiasi terhadap warisan budaya populer yang sering terabaikan. Hasilnya diharapkan dapat membuka ruang diskusi tentang bagaimana musik, visual, dan ruang sosial saling memengaruhi dalam membentuk identitas generasi tertentu.
Tidak tersedia versi lain